Hasanul Amri Pimpin Diskusi Kelompok Terarah Penyusunan Buku Pedoman Tahapan Mallaulu

Rompon Simolol Bersatu Gelar Diskusi Kelompok Terarah Bahas Adat Malaulu di Simeulue Cut


Simeulue Cut — Rumpum Simolol mengadakan Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion/FGD) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Simeulue Cut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Hasanul Amri dan dihadiri oleh seluruh tokoh masyarakat Simeulue yang memiliki pemahaman mendalam tentang adat Malaulu.

Diskusi ini bertujuan untuk menggali, mendokumentasikan, serta memperkuat pemahaman bersama terkait nilai-nilai adat Malaulu sebagai warisan budaya masyarakat Simeulue yang perlu dijaga dan dilestarikan secara berkelanjutan.

Camat Simeulue Cut, Feri Puput Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai diskusi ini sangat penting sebagai langkah strategis dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. Pemerintah kecamatan, lanjutnya, sangat mendukung setiap upaya pelestarian adat dan budaya daerah.

Kegiatan FGD ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan adat, di antaranya Imam Mukim Tgk. Diujung, Imam Mukim Bano, pendiri pesantren Tgk. Diujung, serta Ketua Yayasan Tgk. Diujung. Kehadiran para tokoh tersebut menambah bobot diskusi karena memberikan perspektif adat, keagamaan, dan pendidikan dalam pembahasan adat Malaulu.

Melalui diskusi ini, Rumpum Simolol berharap dapat merumuskan kesepahaman bersama serta rekomendasi konkret yang dapat menjadi rujukan dalam upaya pelestarian adat Malaulu di Kabupaten Simeulue, khususnya di wilayah Simeulue Cut.









 

Lebih baru Lebih lama
Amry.ID